Cinta Palsu ke Wanita Idaman Bikin Pria ini Mengaku Anggota Brimob

10 Agustus 2017 9:44
Muhammad Syarif Saleh warga Jalan Manggarupi itu harus berurusan dengan pihak kepolisian setelah kedoknya berhasil terbongkar. ( ist)

MAKASSAR, INIKATA.com – Cinta tulus semestinya harus mengakui siapa dirinya sendiri, namun berbeda dengan pria kelahiran Kelurahan Bonto-Bontoa, Kecamatan Somba Opu, Kabupaten Gowa tersebut.

Muhammad Syarif Saleh terpaksa berbohong dan memberikan cinta palsu kepada seorang wanita idamannya berinisial R. Selain itu, pria berusia 26 tahun itu juga mengaku sebagai anggota Resmob Brimob Polda Sulsel.

Atas dasar tersebut, warga Jalan Manggarupi itu harus berurusan dengan pihak kepolisian setelah kedoknya berhasil terbongkar. Dirinya tertangkap oleh anggota Brimob Polda Sulsel dan digelandang ke Polsek Rappocini, Jalan Sultan Alauddin.

Di hadapan petugas, lelaki berbadan tegap berambut cepak mengaku, jika dirinya dengan R baru menjalin kasih sehari sebelum dirinya tertangkap.

Ia juga diamankan tepat di depan rumah kekasih idamannya itu Jalan Landak Baru, Kec. Rappocini, Makassar, Rabu (8/8/2017) malam.

“Saya dengan R baru sehari pacaran. Awalnya saya kenal sama dia melalui Line. R juga sering like statusku, tidak lama sering chating-chatingan sama R, “ujarnya di Mapolsek Rappocini, Kamis (9/8/2017).

Waktu terus berputar, lama ngobrol melalui chating, R pun sempat bertanya kepada Syarif untuk memastikan jika dirinya itu adalah anggota Brimob. Pertanyaan itu membuat Syarif menjawab dengan penuh kebohongan.

“Disitu dia tanyakan bilang anggotaki? Jadi saya jawab ia. Dia juga bertanya anggota dimana, jadi saya bilang di Pa’baeng-baeng,” tutur Syarif menyesali perbuatanya itu.

Namun sayangnya, hubungan itu tak berbuah manis, lantaran kakak kandung R yang merupakan anggota kepolisian jajaran Polda Sulsel, merasa heran tak perna melihat Syarif di kesatuan.

Lebih lanjut, kata Syarif, dirinya terpaksa berbohong, karena ia menyukai cukur menyerupai anggota. Sejak dulu Syarif bercit-cita ingin menjadi anggota polisi. Akan tetapi, berulang kali mendaftar sebagai casis, Syarif tak lolos.(**)