Jenazah Ditandu Pakai Sarung, KKMB UIT Kumpulkan 1.000 koin Untuk Beli Ambulance

26 Agustus 2017 16:52
Para mahasiswa memperagakan jenazah yang ditandu mengenakan sarung dalam aksi 1000 koin.(Foto: Andis/ Inikata.com)

MAKASSAR, INIKATA.com– Hati siapa yang tak sedih mendengar kabar ada Jenazah ditandu mengenakan sehelai sarung, seolah keprihatinan pemerintah tak ada lagi.

Kesedihan itu ikut dirasakan Kerukunan Kesatuan Mahasiswa Bulukumba (KKMB) UIT dengan melakukan penggalangan dana. Tujuannya! untuk mengadakan mobil jenazah (Ambulance) di Kabupaten Bulukumba.

Aksi yang dilakukan di Pertigaan Jalan Hertasning-Pettarani pada Sabtu sore (26/8/2017), merupakan buntut dari adanya seorang warga Bongoro, Kelurahan Laikang, Kecamatan Kajang yang jenazahnya ditandu menggunakan sarung.

Padahal, sebelumnya, Mappi Jenzah malang itu telah menjalani perawatan di Puskesmas Kajang sebelum akhirnya kembali kepangkuan Ilahi. Saat itulah Jenazah Mappi dipulangkan dengan ditandu menghunakan sarung, pada Kamis (24/8/2017).

Ketua umum KKMB UIT Saril CH mengaku, mengerahkan seluruh anggota KKMB untuk ikut serta dalam aksi 1000 koin dengan pengadaan jenazah.

“kami atas nama KKMB menuntut keras dan meminta pertanggung jawaban oleh Bupati Bulukumba dalam insiden ini, kami juga meminta agar kepala puskesma dicopot dari jabatannya, dan copot kepala dinas kesehatan,” Tutur Saril.

Selain itu dia memprotes keras atas adanya dugaan Kepala Puskesmas tersebut tidak memiliki SK selama menduduki jabatannya.”jadi kami berharap agar kepala puskesma segera dicopot secepat mungkin,” lanjut Saril.(**)